Posted on

Ini Nih, Kalau Anak Deket Sama Kucing

Siapa di sini yang punya kucing peliharaan di rumah ? Harus banget baca ini.

Tingkah laku hewan yang satu ini emang menggemaskan jadi pastinya banyak banget yang memelihara kucing. Belum lagi wajahnya yang imut, bulunya yang lembut, pokoknya bikin cenat cenut 😃

Tapi apa jadinya kalau di sisi lain kita punya si kecil yang deket sama kucing peliharaan kita ? Bahaya gak sih buat kesehatan mereka ? Kan bulunya itu bisa.. Nanti kalau kena cakar.. Dan kemungkinan-kemungkinan lainnya yang bakalan muncul. Apakah aman membiarkan anak bermain dengan kucing apalagi kalau masih balita.

Sebenernya moms, semua hal yang ada di rumah itu memiliki resiko yang berbahaya buat si kecil. Mainan yang tertelan, jatuh dari kasur, jatuh dari kursi, dan masih banyak bahaya-bahaya lainnya. Kuncinya adalah bagaimana cara orang tua mengawasi si kecil.

Begitupun dengan membiarkan anak berada di dekat kucing peliharaan. Selama kita bisa memastikan mereka aman dari ancaman-ancaman fisik si kucing, maka tak apa membiarkan mereka bermain dengan kucing peliharaan. Kita bisa mengenalkan kepada si kecil hal-hal yang bisa membuat kucing merasa terganggu sehingga mengurangi resiko kucing menyerang secara fisik.

Perhatikan juga kesehatan kucing dengan rutin menjaga kebersihan kucing agar si kecil tidak terkena alergi dan sakit yang diakibatkan dari kucing. Pemberian vaksin juga sangat penting untuk menghindari infeksi Toksoplasma dari kucing khususnya kepada ibu hamil.

Intinya kembali ke bagaimana kita sebagai orang tua mengawasi si kecil dan memberikan pengetahuan sehingga si kecil bisa tetap bermain dengan kucing peliharaan kesayangan Moms dengan aman.

Posted on

Boleh Gak Sih Mencukur Alis ?

Ketika dihadapkan sama pertanyaan seperti ini biasanya kita cari-cari informasi yang bisa membenarkan apa yang menurut kita itu benar. Padahal gak setiap apa yang kita anggap benar itu benar. Makanya penting banget nih kalo ada pertanyaan seperti ini kita bertanya sama orang yang punya ilmunya.

Nahh InsyaAllah hari ini kita mau sharing jawaban dari pertanyaan ini yang diambil dari beberapa sumber.

 

Bismillah

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Allah melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah dan yang meminta dicabut.” (HR. Muslim no. 2125)

 

Dari sabda Nabi tersebut tentu dapat kita simpulkan bahwa mencukur alis itu tidak boleh. An Nawawi rahimahullah ketika menerangkan an namsh, beliau katakan, “An naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram kecuali jika pada wanita terdapt jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan, bahkan menurut kami hal itu disunnahkan.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/106)

 

Tapi terkadang muncul anggapan dalam diri kita “Tapi kan aku nyukur alis gak sampai habis, terus juga buat ngerapihin doang, buat kecantikan”.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan yang terkutuk.

 

Inget Moms, iblis selalu punya tipu daya untuk menyesatkan kita semua, termasuk dengan memberikan alasan terhadap sesuatu yang sudah jelas tidak boleh untuk dilakukan.

“Iblis berkata: Aku bersumpah dengan Keagungan-Mu ya Allah, sungguh akan aku sesatkan mereka semua, kecuali para hamba-Mu diantara mereka yang baik imannya.” (QS. Shad: 82–83).

 

Wallahu a’lam bishshowab.

 

Referensi :

Fiqihwanita.com

Rumaysho.com

Islamedia.web.id

Posted on

Identitas Budayaku

Selamat Hari Batik Nasional Amilymate.

Budaya kita yang satu ini memang bikin bangga kita menjadi bangsa Indonesia. Batik menjadi budaya yang sudah mendunia. Bukan soal fashionnya, lebih dari itu batik memiliki nilai-nilai budaya yang luhur dari bangsa Indonesia.

Batik di Indonesia terkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran Islam di tanah Jawa. Kesenian batik pada awalnya menjadi salah satu kebudayaan untuk pakaian keluarga kerajaan, karena dulu batik dikerjakan hanya terbatas dalam keraton saja dan untuk dipakai oleh keluarga raja dan para pengikutnya.

Kesenian batik ini mulai meluas di akhir abad ke 18 khususnya di suku Jawa yang mana batik yang dihasilkan adalah batik tulis.

Selain itu batik juga terkait dengan penyebaran agama Islam. Banyak pusat perbatikan di tanah Jawa adalah daerah para santri sehingga batik dijadikan sebagai sektor perjuangan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedagang Muslim pada saat itu.

 

BATIK DI BELANDA

Pada tahun 1835 muncul pabrik batik di Belanda. Ada pengusaha dari Belanda yang membawa beberapa pembatik dari Jawa. Dengan kemunculan pabrik batik di belanda ini semakin membuat batik dikenal luas. Tapi satu hal yang harus diperhatikan, meskipun pabriknya di Belanda tapi yang membuat batiknya adalah orang Indonesia asli. Sehingga tidak melunturkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang ada pada batik.

 

BATIK DI JERMAN DAN SWISS

Kemudian pada awal abad ke 20 mulai muncul rintisan pabrik batik di Jerman dan Swiss. Sekali lagi batik membuat Indonesia dikenal di dunia dengan kebudayaannya.

 

Hingga pada 2 Oktober 2009, batik ditetapkan sebagai Budaya tak Benda Warisan Manusia milik Indonesia oleh UNESCO. Suatu penghargaan dunia yang sangat membanggakan bagi bangsa Indonesia. Sudah sepantasnya kita sebagai bangsa yang baik untuk melestarikan budaya bangsa ini agar tetap lestari sehingga anak cucu kita nanti tetap bisa melihat batik sebagai warisan budaya luhur bangsa Indonesia.

 

—-

Referensi : jabarprov.go.id