Memasak merupakan aktifitas yang banyak disukai kaum perempuan, terutama bagi seorang istri, betul kan moms?

Sekilas, mungkin kita akan melihat aktifitas ini sangat remeh. Tetapi pada prakteknya tidak semudah itu moms. Seorang istri yang mengaku bisa masak pun terkadang suka dihampiri rasa tak percaya diri ketika masakannya harus dicicipi orang lain. Oleh karena itu, memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan keluarga bisa menjadi ladang pahala, jika hal itu diniatkan untuk ibadah kepada Allah.

Disebutkan dalam beberapa riwayat, bahwa apabila seorang istri menyiapkan makanan atau sarapan suaminya di pagi hari, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berhaji dan umrah.” Dalam riwayat yang lain Nabi juga menyatakan bahwa “apabila seorang istri membuatkan makanan untuk suaminya dan suami memakannya, maka istri akan dijauhkan dari siksa api neraka.”

Masha Allah..

Tentu saja pekerjaan memasak tidak hanya sekedar kegiatan meramu bumbu dan bahan makanan hingga tercipta masakan lezat yang siap santap. Namun memasak juga bisa menjadi media seorang istri untuk memikirkan dan mensyukuri semua nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya.

Coronavirus: How quarantine cooking became our anxiety outlet ...Coba perhatikan sayur-sayuran yang kita santap. Kita akan mendapati bahwa di sana ada orang-orang yang menanamnya, ada yang mengumpulkan panennya, ada penjualnya, serta masih banyak lagi manusia yang berperan di dalamnya. Mereka dijadikan Allah untuk melayani kita dan anggota keluarga kita. Padahal pada hakikatnya, Allah-lah yang menanam dan menghidupkan sayuran tersebut, seperti dalam firman-Nya yang berarti:

Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam? Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?” 

(Qs. Al Waqi’ah: 63-64)

Pekerjaan memasak memang sedikit merepotkan bagi seorang istri. Mempersiapkan perapian, peralatan dan bahan tentu cukup rumit. Ditambah lagi dengan keharusan membersihkan atau membereskan semua peralatan setelah selesai. Namun semua kelelahan ini akan segera berganti dengan kebanggaan dan kebahagiaan ketika suami dan anak-anak kita menyantap masakan kita dengan lahap.

Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terutama bagi para istri. Kita memohon pertolongan kepada Allah agar selalu memberi kita kemudahan dalam menunaikan tugas-tugas kita sebagai seorang istri. Aamiin Yaa Allah Yaa Rabbal Aalamiin