Ketika dihadapkan sama pertanyaan seperti ini biasanya kita cari-cari informasi yang bisa membenarkan apa yang menurut kita itu benar. Padahal gak setiap apa yang kita anggap benar itu benar. Makanya penting banget nih kalo ada pertanyaan seperti ini kita bertanya sama orang yang punya ilmunya.

Nahh InsyaAllah hari ini kita mau sharing jawaban dari pertanyaan ini yang diambil dari beberapa sumber.

 

Bismillah

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Allah melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato. Allah pula melaknat orang yang mencabut rambut wajah dan yang meminta dicabut.” (HR. Muslim no. 2125)

 

Dari sabda Nabi tersebut tentu dapat kita simpulkan bahwa mencukur alis itu tidak boleh. An Nawawi rahimahullah ketika menerangkan an namsh, beliau katakan, “An naamishoh adalah orang yang menghilangkan rambut wajah, sedangkan al mutanammishoh adalah orang yang meminta dicabutkan. Perbuatan namsh itu haram kecuali jika pada wanita terdapt jenggot atau kumis, maka tidak mengapa untuk dihilangkan, bahkan menurut kami hal itu disunnahkan.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/106)

 

Tapi terkadang muncul anggapan dalam diri kita “Tapi kan aku nyukur alis gak sampai habis, terus juga buat ngerapihin doang, buat kecantikan”.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan yang terkutuk.

 

Inget Moms, iblis selalu punya tipu daya untuk menyesatkan kita semua, termasuk dengan memberikan alasan terhadap sesuatu yang sudah jelas tidak boleh untuk dilakukan.

“Iblis berkata: Aku bersumpah dengan Keagungan-Mu ya Allah, sungguh akan aku sesatkan mereka semua, kecuali para hamba-Mu diantara mereka yang baik imannya.” (QS. Shad: 82–83).

 

Wallahu a’lam bishshowab.

 

Referensi :

Fiqihwanita.com

Rumaysho.com

Islamedia.web.id