Seimbangkan antara berpikir dan berbuat - AMILY HIJAB

Seimbangkan antara berpikir dan berbuat

10 bulan yang lalu    

Manusia tak lepas dari berpikir dan berbuat, terkecuali orang gila, mereka tidak mampu berpikir.Namun terkadang, kita sering berat sebelah antara berpikir dan berbuat, bahkan melupakan salah satunya.

Berbuat tanpa berpikir terkadang membuat seseorang tidak terkontrol, sebaliknya berpikir tanpa bebuat sama halnya omong kosong. Intinya, antara berpikir dan berbuat harus berjalan seimbang dan bersinergi, tanpa hal itu bisaanya justru berujung dengan hampa.

Pokok pembahasan dalam hal ini adalah mencoba melihat kegagalan dari sudut pandang yang lebih sederhana, yakni mengukur kegagalan bukan dari berhasil atau tidaknya, tetapi melihat bagaiman kita bisa menyatukan antara kerja pikiran serta prakrteknya secara langsung dalam bentuk tindakan dan perbuatan.

 

Orang yang hanya bisa berpikir namun tak pernah berbuat, akan menghabiskan waktunya tanpa menghasilkan sesuatu, hal ini berarti kita berada dalam kegagalan. Demikian juga sebaliknya, berbuat tanpa berpikir sama dengan gegabah dan tidak memperhatikan resiko yang akan dihadapi, dan hal tersebut merupakan indikasi awal lahirnya sebuah kegagalan baru.

 

Konsep tanpa praktik adalah nol, praktik tanpa konsep bisaanya tidak memuaskan dan terkadang membuat kekecewaan. Karenanya harus ada yang ditekankan dan diutamakan agar keduanya berjalan saling mendukung, bukan justru menjadi penghambat yang merugikan atau membuat seseorang hanya mampu menyelam dalam dunia angan-angan tanpa aksi yang jelas dan menguntungkan.

 

Maka dari itu, seimbangkan antara berpikir dan berbuat. Jangan terlalu banyak berpikir sehingga lupa berbuat, dan jangan gegabah berbuat sesuatu sebelum berpikir.

 

Berpikirlah untuk berbuat sesuatu yang baik dan pantas untuk kita lakukan, dan tentunya bisa memberi manfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Insya Allah

 

Artikel Lengkap & Produsen Khimar Antem Terbaik

 

www.amilyhijab.com

 




Komentar Artikel "Seimbangkan antara berpikir dan berbuat"