Salah memaknai Insya Allah, berarti kita sedang mempermainkan Allah - AMILY HIJAB

Salah memaknai Insya Allah, berarti kita sedang mempermainkan Allah

3 bulan yang lalu      Informasi

Kita selaku umat islam pasti sering mendengar kata “insya alloh” kata ini sering digunakan orang muslim dalam membuat janji, namun banyak orang yang salah memaknai kata ini, baik salah dalam memaknai isi kalimat ini ataupun salah dalam penulisan atau pengucapan kata ini

Dalam cara penulisan/pengucapan ada yang mengatakan “insya alloh” dan ada juga yang mengatakan “insha alloh” mana sih yang benar?

Sebenarnya ini hanya masalah translitrasi saja yaitu ejaan bahasa arab ke bahasa latin, kalau kata “insya alloh” sering digunakan oleh orang indonesia (itu pakai “sy”) kalau kata “insha alloh” itu sering digunakan oleh orang inggris/orang luar (itu pakai “sh”) jadi gak usah dipermasalahkan yang penting cara pengucapannya benar “إِن شَاء اَللّٰه ” “insyaa alloh” dan makna/artinya pun sama yaitu “bila alloh mengkhendaki”.

Firman alloh swt

“Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu: ‘Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi, (QS. 18:23) kecuali (dengan menyebut): ‘Insya Allah.’ Dan ingatlah kepada Rabbmu jika kamu lupa dan katakanlah: ‘Mudah-mudahan Rabbku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini.’” (QS. 18:24)

Jadi itu hanya masalah translitrasi saja, tapi dimedia sosial banyak mengatakan bahwa salah satu dari kata di atas itu artinya menciptakan alloh ? yang mana yang benar ?

Kalau yang artinya “menciptakan alloh” itu adalah إنشاء الله  “Nun” dan “Sya” itu nyambung itu di baca”insyaaullah” artinya “menciptakan alloh”, tapi kalau yang artinya “bila Alloh menghendaki” itu “إِن شَاء اَللّٰه ” “nun” dan “sya” itu tidak nyambung dibaca “insyaa alloh”. Maka jangan sampai salah memaknai kata ini, karena jika kita salah memaknai kata ini maka kufurlah kita. Tapi ini tidak boleh terlalu dijadikan maslah asalkan cara pengucapan dan artinya sama yaitu “bila alloh mengkhendaki”.

Kemudian dalam memaknai isi katanya, sebenarnya yang sering menjadi masalah adalah dalam hal memaknai isi kata ini, kata “insyaa alloh” itu digunakan orang muslim untuk menepati janji bukan untuk mengingkari janji, atau janji tidak bisa ditepati, yang seharusnya jika kita membuat janji kita berusaha semaksimal mungkin untuk menepati janji kemudian setelah kita berusaha kita serahkan semuanya kepada alloh, bukan kata insyaa alloh ini digunakan untuk tidak menepati janji. Jangan sampai salah memaknai kata insyaa alloh ini.

Oleh karena itu, kita selaku umat muslim yang selau mengikuti ajaran yang telah diajarkan nabi, jangan sampai salah dalam memaknai suatu hal, kita harus tau dulu apakah kata itu benar seperti itu maknanya? Atau mungkin sebaliknya? Maka dari itu kita harus tanyakan dulu hal tersebut kepada orang yang lebih tau dan lebih mengerti soal keagamaan.

 

Artikel lengkap & Spesialis khimar 

www.amilyhijab.com




Komentar Artikel "Salah memaknai Insya Allah, berarti kita sedang mempermainkan Allah"