Perlombaan yang sering Terlewatkan ketika Agustusan - AMILY HIJAB

Perlombaan yang sering Terlewatkan ketika Agustusan

4 bulan yang lalu      Motivasi

Tepat pada tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-72. Seluruh masyarakat Indonesia memperingatinya, berbagai macam kegiatan pun dilakukan untuk mengisi Kemerdekaan, seperti Lomba makan kerupuk, Lomba memasukan paku ke dalam botol, lomba panjat pinang dan masih banyak lagi.

Namun, ada satu perlombaan yang sering terlewatkan, padahal lomba ini sangat cocok dilakukan untuk mengisi Kemerdekaan dan berguna bagi kehidupan manusia, baik di dunia maupun di akhirat.
Lomba apa itu?

Ya, berlomba dalam kebaikan. Bagaimana berlomba dalam kebaikan? Seperti sih berlomba kebaikan? Bangkit dan berlomba dalam kebaikan mengandung empat makna. Pertama, bergegas melaksanakan kebaikan. Tak boleh berleha-leha, menundanya nanti atau esok. Bagaimana kita yakin esok masih bernapas, sementara rahasia kehidupan hanya Allah SWT yang Mengetahui.

Kedua, meningkatkan kualitas kebaikan. Kebaikan hari ini harus lebih baik kualitasnya dibanding waktu kemarin. Evaluasi, perbaiki, dan tingkatkan kualitas serta kuantitasnya. Kompleksitas persoalan semakin meningkat, bila kualitasnya tetap maka nilai manfaatnya semakin berkurang. Deret ukur waktu dari kualitas kebaikan harus diperhatikan. Memang dalam setiap kebaikan, niat dan keikhlasan menjadi utama, namun tentu kemanfaatan dari kebaikan harus juga diprioritaskan.

Ketiga, mengorientasikan sistem, kaderisasi, dan proyeksi jangka panjang dalam menyebarkan kebaikan. Manusianya boleh mati, tapi kebaikannya tak akan terputus. Inilah makna lain dari hadits yang menyatakan, ketika meninggal, anak Adam akan putus semua amalnya kecuali tiga hal, yaitu sedekah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya. Itu tiga hal yang mengandung makna sistem, kaderisasi, dan proyeksi jangka panjang suatu amal saleh.

Keempat, meluaskan sebaran kebaikan, sehingga benar-benar menjadi rahmatan lil'alamiin. Jangkauannya tak hanya untuk umat Islam, tapi seluruh umat manusia. Itu hanya mungkin bila sistemnya diorganisasi dengan baik.

Usaha sistematis, dengan proses kaderisasi yang baik, diproyeksikan jangka panjang untuk menebar manfaat dan melakukan perubahan sosial itulah yang menjadi esensi dakwah Islam. Jadi, berlomba dalam kebaikan itu, praktiknya berupa dakwah lisan dan perbuatan. Bila itu semua dikembangkan, amal terbaik dapat menjadi kenyataan.

Berlomba dalam kebaikan akan melahirkan amal terbaik. Amal terbaik itu pada umumnya selalu dikaitkan dengan iman. Seperti yang kita temukan dalam surah al-Baqarah ayat 25 dan al-Ashr ayat 3, yang mengandung makna bahwa perbuatan baik itu aktualisasi dari keimanan.

Sebesar apa pun kebaikan itu, walau hanya sebesar biji dzarah akan dibalas oleh Allah SWT (QS az-Zalzalah: 7) dan tidak akan disia-siakan (QS at-Taubah: 105).

Dengan segala kekuatan yang dimiliki, berlombalah dalam kebaikan, raihlah amal terbaik, maka kemuliaan di dunia dan akhirat akan menjadi capaian. Insya Allah

http://khazanah.republika.co.id

Artikel Lengkap & Produsen Khimar Antem

www.amilyhijab.com

 

 

 

 




Komentar Artikel "Perlombaan yang sering Terlewatkan ketika Agustusan"