Inilah Cara Rasulullah SAW Membahagiakan Istri - AMILY HIJAB

Inilah Cara Rasulullah SAW Membahagiakan Istri

7 bulan yang lalu      Informasi

Siapa yang tidak kenal Rasulullah SAW? Beliau adalah teladan bagi umat diseluruh dunia, beliau memberikan contoh yang baik di setiap lini kehidupan, termasuk dalam memperlakukan istri supaya istri merasa bahagia. Bagaimana cara Rasulullah SAW membahagiakan istrinya? Yuk kita contoh J

1. Berbincang-bincang dengan Istri di malam hari
Berkata Ibnu Abbas Rahimahullah : “Aku menginap di rumah bibiku Maimuna (istri Rasullah SAW). Maka Rasulullah SAW berbincang-bincang dengan istrinya (Maimunah) dan beberapa lama kemudia beliau tidur”. (H.R Al-Bukhari IV/1665 no.4293, VI/2712 no. 7014 dan Muslim I/530 no.763)

Hukum berbincang-bincang setelah shalat isya adalah dibenci, terkecuali ada kepentingan yang berkaitan dengan agama atau menuntut ilmu termasuk bercengkrama dengan istri.

Sangat dianjurkan bercengkrama dengan istri di malam hari, apalagi ketika siang hari kita sibuk sehingga tidak ada waktu untuk bercengkrama dengan istri. Hal ini akan membuat rumah tangga kita terjaga, karena komunikasi yang terjalin dengan baik.

2. Membantu Istrinya
Aisyah RA berkata : “Rasulullah SAW tengah sibuk membantu istrinya, maka jika tiba waktu shalat beliau pergi shalat”. (H.R Al-Bukhari V/2245 no.5692)

Berkata Ibnu Hajar, Hadits di atas menganjurkan agar bersikap rendah diri dan meninggalkan kesombongan serta seorang suami yang membantu istrinya.
Istri akan merasa bahagia apabila dalam melaksanakan pekerjaannya dibantu oleh suaminya.

3. Rasulullah SAW menyatakan cinta secara verbal
Rasulullah SAW pernah bertutur: "Aku diberi rizki berupa rasa cinta kepada istriku" (HR Muslim).

Menampakkan dan menyatakan rasa cinta kepada istri adalah di antara cara merekatkan hubungan cinta kasih antar lelaki dan wanita yang diikat dalam bingkai pernikahan.

4. Tidak pernah membenci Istrinya
Janganlah membenci istri, tidak sepantasnya seorang suami membenci istrinya dengan penuh kebencian hingga membawa dia untuk menceraikannya. Bahkan semestinya dia memaafkan kejelekan istrinya dengan melihat kebaikannya dan menutup mata dari apa yang tidak disukainya dengan melihat apa yang disenanginya dari istrinya.

5. Rasulullah SAW tidak pernah memukul istri
Aisyah RA berkata : “Rasulullah SAW tidak pernah memukul istrinya sama sekali dan tidak pula pembantunnya. (Musnad Ahmad: Shahih)

6. Menghibur Kesedihan Istri

“Suatu saat Shafiyah safar bersama Rasulullah, saat itu adalah hari gilirannya. Dia ketinggalan (rombongan) karena untanya berjalan lambat,lalu menangis. Maka Rasulullah datang mengusapkan air mata dengan kedua tangannya kemudian berusaha membuat Shafiyah berhenti menangis” (HR Nasa'i).

Berusaha menghilangkan kesedihan dan kesusahan istri adalah sesuatu yang disyariatkan Islam. Istri akan sangat bahagia apabila suaminya mampu menghapuskan kesedihannya.

Itulah cara Rasulullah SAW membahagiakan istrinya. Sudahkah suami kita memperlakukan kita seperti Rasulullah SAW memperlakukan istri-istrinya? Semoga Allah SWT melimpahkan kebahagiaan kepada keluarga kita. Amiin J

 

Artikel Lengkap & Spesialis Khimar
www.amilyhijab.com

 




Komentar Artikel "Inilah Cara Rasulullah SAW Membahagiakan Istri"