Hati-hati Dosa Jariyah - AMILY HIJAB

Hati-hati Dosa Jariyah

11 bulan yang lalu      Informasi

Kita sering mendengar tentang Amal Jariyah, artinya amal yang pahalanya tidak pernah berhenti meskipun sudah berada di liang lahat, sebagaiman sabda Rasulullah SAW :

Apabila manusia meninggal, amalnya akan terputus, kecuali 3 hal: ‘Sedekah Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakannya.’ (HR. Nasa’i 3651, Turmudzi 1376).

Namun ternyata, tidak hanya amal saja yang tidak putus-putus pahalanya, ternyata ada juga dosa jariyah yang artinya dosa-dosa kita akan tetap bersama kita meskipun sudah berada dalam kubur. Na’udzubillah

Lalu, apa saja dosa-dosa jariyah iu?

1. Mempelopori perbuatan maksiat

Mempelopori dalam arti dia melakukan perbuatan maksiat itu di hadapan orang lain, sehingga banyak orang yang mengikutinya. Meskipun dia sendiri tidak mengajak orang lain untuk mengikutinya. Rasullullah SAW bersabda.

“Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR. Muslim).

Seperti contoh, para wanita yang membuka aurat di tempat umum, sehingga memancing lawan jenis untuk menikmatinya, maka dia mendapatkan dosa membuka aurat, plus dosa setiap pandangan mata lelaki yang menikmatinya. Meskipun dia tidak mengajak para lelaki untuk memandanginya.

2. Mengajak melakukan kesesatan dan maksiat

Mengajak kepada orang lain untuk berbuat maksiat, meskipun sebenarnya ia tidak melakukannya.

Rasulullah SAW bersabda :

“Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” (HR. Ahmad 9398, Muslim 6980, dan yang lainnya)”.

Kita bisa perhatikan para propagandis yang menyebarkan aliran sesat, menyebarkan pemikiran menyimpang, menyerukan masyarakat untuk menyemarakkan kesyirikan dan bid’ah, menyerukan masyarakat untuk memusuhi dakwah tauhid dan sunah, merekalah contoh yang paling mudah terkait hadits di atas.

Sepanjang masih ada manusia yang mengikuti mereka, pelopor kemaksiatan dan penghasung pemikiran menyimpang, selama itu pula orang ini turut mendapatkan limpahan dosa, sekalipun dia sudah dikubur tanah. Merekalah para pemilik dosa jariyah.

Termasuk juga mereka yang mengiklankan maksiat, memotivasi orang lain untuk berbuat dosa, sekalipun dia sendiri tidak melakukannya, namun dia tetap mendapatkan dosa dari setiap orang yang mengikutinya.

Semoga kita bisa menjauhi dosa-dosa Jariyah, dan bisa melaksanakan Amal Jariyah yang bernilai Pahala. Amiin J

Artikel Lengkap & Produsen Khimar Antem Terbaik

www.amilyhijab.com




Komentar Artikel "Hati-hati Dosa Jariyah"