Gembira dan Sedih Boleh, tapi harus Kreatif - AMILY HIJAB

Gembira dan Sedih Boleh, tapi harus Kreatif

10 bulan yang lalu      Motivasi

Pada saat kita gembira, kita harus banyak bersyukur dan pada saat kita bersedih kita harus tegar dan tabah. Buatlah suasana gembira dan sedih menjadi lebih tenang dan kreatif. Jika kita telusuri lebih banyak lagi maka keinginan kita akan semakin besar untuk mengelola kegembiraan dan kesedihan yang kita rasakan.

Terkadang sebuah karya lahir berkat adanya kegembiraan dan kesedihan. Para musisi dan pencipta lagu lebih banyak membuat lirik lagu-lagunya diadopsi dari pengalaman-pengalaman, kegembiraan dan kisah sedihnya. 

Ketika kita gembira, jangan terlalu berlebihan, dan ketika kita sedih jangan terlalu larut dalam suatu kesedihan karena kita yang akan rugi. Karena pada dasarnya kegembiraan adalah symbol kepuasan atas sesuatu yang terjadi dan kesedihan adalah symbol ketidakpuasan atas sesuatu yang terjadi.

Berwaspadalah dengan kesedihan, karena kesedihan akan memberikan efek negative terhadap pola hidup. Karena sedih, hidup yang seharusnya progres malah tersendat lantaran pikiran dan jiwa kita diliputi kesedihan yang mendalam.


Jangan biarkan kesedihan itu terus bersemayam dalam diri kita. Buanglah jauh agar kita tidak menjadi semakin terpukul dan kecewa. Kesedihan memang tidak enak untuk dirasakan.

Tetapi jika kita mampu menjadikan perasaan sedih sebagai pemompa semangat dan menunjang terhadap nilai keratifitas maka ambillah manfaat sebanyak-banyaknya dari kesedihan yang kita alami.

Namun, waspadalah jangan sampai terpengaruh perasaan sedih tersebut sehingga kita larut dan ketagihan untuk merasakan sedih. Jagalah perasaan sedih agar tidak masuk dalam diri kita.

Kegembiraan dan kesedihan jangan dijadikan ajang untuk tertawa dan menangis saja. Namun, jadikan juga sebagai inovasi untuk membuat diri lebih baik lagi dan ambil setiap hikmah dalam setiap kegembiraan dan kesedihan. Insya Allah

 

Artikel Lengkap & Produsen Khimar Antem Terbaik

 

www.amilyhijab.com




Komentar Artikel "Gembira dan Sedih Boleh, tapi harus Kreatif"