4 Perkara yang Sudah Ditetapkan - AMILY HIJAB

4 Perkara yang Sudah Ditetapkan

10 bulan yang lalu      Informasi

4 Perkara yang sudah ditetapkan

 

Berbicara mengenai takdir dalam Islam memang menarik jika dikaitkan dengan pola pikir dan perilaku kita sehari-hari.

Rasulullah SAW bersabda :

“... Lalu diutus seorang malaikat kepada janin tersebut dan ditiupkan ruh kepadanya dan malaikat tersebut diperintahkan untuk menuliskan empat perkara, yaitu: menulis rizkinya, batas umur-nya, pekerjaannya dan kecelakaan atau kebahagiaan hidupnya ...”

[Bukhari no. 3208, Muslim no. 2643] 

Hadits di atas ini adalah berita dari Allah swt. kepada seluruh melalui Rasulullah SAW yang menerangkan bahwa hakekat dari rizki, umur, pekerjaan dan kebahagiaan atau kecelakaan termasuk jodoh telah ditentukan oleh Allah SWT sebelum seseorang lahir ke dunia.

Apapun yang telah Allah SWT ketahui dan tetapkan kepada setiap manusia maka tidak akan pernah berubah, dan hanya Allah SWT yang mengetahui apa yang telah terjadi dan yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi.

Meskipun demikian bukan berarti kita hanya tinggal menunggu, malas-malasan dengan alasan sudah ditentukan dan hanya Allah SWT yang tahu hakikatnya. Oleh karena itulah Allah SWT dan Rasul-Nya menyuruh setiap orang untuk terus berikhtiar, berusaha serta melakukan pekejaan yang dapat mengantarkan dirinya kepada cita-citanya.

Setiap orang muslim harus berpegangan kepada rahmat Allah SWT yang sangat luas yang dengan rahmat tersebut Allah SWT Maha Kuasa untuk mengabulkan dan menuruti keinginannya. Kemudian setelah orang muslim tersebut berusaha dan cita-citanya belum tercapai, baru dia bersandar kepada hakekat, agar jiwanya tetap tenang.

Mungkin terdetik didalam pikiran kita sebuah pertanyaan, apakah hal-hal yang telah ditentukan oleh Allah SWT bisa diubah atau tidak? Sebagai contoh apakah umur kita bisa bertambah panjang atau tidak?

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang ingin di lancarkan rezkinya atau dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung silaturrahmi”.  (HR. Bukhori)

Dari hadits ini kita bisa pahami bahwa orang yang menyambung silaturrahmi Allah SWT akan melancarkan rizkinya dan akan dipanjangkan umurnya. Artinya rizki dan umur bisa berubah dengan menyambung tali silaturrahmi. 

Secara sekilas kalau kita perhatikan hadits ini bertentangan dengan ayat-ayat Al-Quran dan hadits-hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa azal, rizki dan lainnya tidak bisa dirubah. 

Namun bukan bertentangan, karena Mustahil Firman Allah SWT dan Hadits Rasulullah SAW tidak benar dan bertentangan, mari kita belajar bersama :

Maksud tambahan umur didalam hadits tersebut dalam arti kinayah yang maksudnya berkah, artinya umurnya akan bertambah berkah karena ketaatan kepadaAllah SWT termasuk didalamnya menyambung silaturrahmi.

Menyambung silaturrahmi adalah salah satu bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan orang yang menyambung silaturrahmi namanya akan harum dan diingat orang lain meskipun ia telah meniggal dunia. Sama seperti orang yang mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain,orang yang bersedekah jariyah, dan orang yang memiliki keturunan yang shaleh yang mendoakannya.

Rizki, umur, pekerjaan, kebahagiaan atau kecelakaan termasuk jodoh memang telah Allah SWT tetapkan, dan ketetapan Allah tidak akan pernah berubah. Tetapi siapa yang tahu isi ketetapan tersebut? Oleh karena itulah kita diperintahkan untuk terus berusaha, berdoa dan bertawakkal kepada-Nya.

Carilah rizki sebanyak-banyaknya, bekerjalah semampumu, cari jodoh yang sebaik-baiknya tapi ingat semua itu harus berada dalam ruang lingkup syari’at islam. Bekerjalah kamu untuk duniamu seolah-olah kamu hidup selamanya, dan beribadahlah kamu untuk akhiratmu seolah-olah kamu akan mati esok pagi. Wallohua’lam.

 

Artikel Lengkap & Produsen Khimar Antem Terbaik




Komentar Artikel "4 Perkara yang Sudah Ditetapkan"